NEWS
DETAILS
Selasa, 22 Jul 2014 00:00 - Satu Hati Kaltim

Jakarta – Di saat musim mudik, pemerintah selalu waspada menjaga lalu lintas agar angka kecelakaan tidak tinggi. Hal ini lah yang menimbulkan pertanyaan, kenapa pemerintah seakan-akan selalu sibuk saat mudik saja, padahal kecelakaan bisa terjadi kapan pun, dimana pun.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Road Safety Association, Edo Rusyanto, saat diskusi ‘Mudik Selamat, Meredam Petaka Jalan Raya’, di Jakarta.

“Ada hal yang lucu mengenai kecelakaan saat mudik. Saat mudik hanya ada 230 kasus kecelakaan, sedangkan sepanjang tahun (setiap harinya-red) kecelakaannya mencapai 274 kasus.” Kata Edo.

“Dan kematian di saat mudik hanya 50 jiwa, sedangkan sepanjang tahun 72 jiwa. Lalu pertanyaannya, kenapa bisa lebih sedikit (lebih kecil-red)?” tambah Edo.

Inilah yang membuat Edo gregetan, dan menilai ada sesuatu yang salah.

“Karena negara hanya sibuk 16 hari saja, sepanjang tahun kemana saja? Karena semua lembaga bersatu untuk menjaga pengendara, dan mengurangi kecelakaan.” ujarnya.

“Harusnya pemerintah dan semua lembaga itu selalu bekerja sama setiap saat. Agar mengurangi tingkat kecelakaan di jalanan.” ujar Edo.

Namun meski demikian Edo mengingatkan, agar setiap pengendara roda dua yang hendak  mudik harus lebih berhati-hati, tidak ugal-ugalan, dan berkendara tertib lalu lintas.

 

Sumber:  http://m.detik.com/oto/read/2014/07/21/105551/2643008/1208/

RELATED
NEWS
UPCOMING
EVENTS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK